<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>langgam kinasih mochammad</title>
	<atom:link href="http://langgamkinasih.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://langgamkinasih.wordpress.com</link>
	<description>... mencipta bukan merusak, memberi bukan meminta</description>
	<lastBuildDate>Tue, 05 May 2009 18:39:21 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='langgamkinasih.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>langgam kinasih mochammad</title>
		<link>http://langgamkinasih.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://langgamkinasih.wordpress.com/osd.xml" title="langgam kinasih mochammad" />
	<atom:link rel='hub' href='http://langgamkinasih.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>peduli, itu alasannya</title>
		<link>http://langgamkinasih.wordpress.com/2009/05/06/peduli-itu-alasannya/</link>
		<comments>http://langgamkinasih.wordpress.com/2009/05/06/peduli-itu-alasannya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 May 2009 18:15:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eronian</dc:creator>
				<category><![CDATA[petuah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langgamkinasih.wordpress.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[kemarin, ketika sedang makan siang di sebuah rumah makan padang, aku bertemu seorang kenalan. setelah ber-hai-hai dan saling tanya kabar karena memang sudah lumayan lama tidak ketemu, tiba-tiba dia bertanya: &#8216;kenapa kau tiba-tiba nulis tentang selaput dara?&#8217; aku tertegun&#8230; sejenak aku merasa tidak &#8216;ngeh&#8217; tentang apa yang diucapkan kenalanku itu. dan sempat kulihat beberapa langganan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=133&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>kemarin, ketika sedang makan siang di sebuah rumah makan padang, aku bertemu seorang kenalan. setelah ber-hai-hai dan saling tanya kabar karena memang sudah lumayan lama tidak ketemu, tiba-tiba dia bertanya: &#8216;kenapa kau tiba-tiba nulis tentang selaput dara?&#8217; aku tertegun&#8230; sejenak aku merasa tidak &#8216;ngeh&#8217; tentang apa yang diucapkan kenalanku itu. dan sempat kulihat beberapa langganan di rumah makan padang itu menoleh ke arahku. hahh tanpa terasa wajahku pun menghangat. malu.</p>
<p><span id="more-133"></span>aku lupa pernah menulis tentang selaput dara di sini. bahkan blog ini pun seolah telah raib dari ingatan. ternyata ada juga yang membacanya (walau cuma satu orang he..he..). pertanyaan kenalanku di atas, mendorongku untuk kembali membuka blog ini dan menulisinya. lalu&#8230; kenapa aku dulu tiba-tiba menulis tentang selaput dara ya?</p>
<p>dulu (sebelum aku nikah) ada seorang kawan yang bertanya, &#8216;apakah kau nanti mensyaratkan &#8216;harus perawan&#8217; pada calon istrimu?&#8217; iya jawabku. karena aku tidak mau dibanding-bandingkan dengan lelakinya terdahulu jika aku menikahi janda. kawanku malah ngakak. &#8216;bukan itu maksudku,&#8217; katanya. aku tahu maksudmu, kataku. bagiku, perempuan yang sedang tak bersuami (baik pernah nikah maupun belum) yang sudah pernah &#8216;berhubungan&#8217; dengan lelaki, itu janda namanya. &#8216;jadi kau sangat mengutamakan selaput dara dong?&#8217; kejarnya lagi. aku tidak menjawabnya karena aku tidak tahu apa-apa tentang apa itu selaput dara. aku hanya berkata, zina itu termasuk dosa besar, kawan. aku hanya ingin menikahi perempuan yang tidak pernah zina. karena itu berarti dia pandai menjaga kesuciannya. itu saja.</p>
<p>lalu aku lihat sekarang, bahkan yang seragam sekolahnya masih celana pendek pun sudah banyak yang pacaran dengan gaya pacaran yang jauh dari santun. dan itu dilakukan di muka umum. tanpa malu-malu. kayaknya mereka lebih malu ketahuan tidak punya pacar daripada ketahuan tidak sholat. lalu aku juga mendengar tentang semakin banyaknya kejadian aborsi. bukan aborsi karena alasan medis, tapi aborsi untuk membuang janin (malu) karena telah kebablasan dalam &#8216;berhubungan&#8217;. pada sisi yang berlawanan ada yang tanpa malu-malu mengaku hamil lalu melahirkan anak walau diketahui belum menikah. ada juga yang tanpa rasa salah mengumumkan ke dunia bahwa anaknya bukanlah anak dari suaminya. dan yang aneh adalah semakin banyaknya orang-orang yang suka kumpul dengan kerbau.</p>
<p>tapi lihat dan dengarlah apa yang dikampanyekan di banyak media ketika gaya hidup bebas itu semakin mendatangkan penyakit dan masalah. &#8216;pakailah kontrasepsi untuk &#8216;berhubungan&#8217; dengan aman&#8217;. apakah kita peduli dengan semua itu? karena seolah kampanye itu terdengar sebagai &#8216;silakan tetap zina asal aman, tidak hamil atau kena penyakit&#8217;.</p>
<p>kenapa kita tidak mengatasinya dengan kembali menanamkan akhlak dan budi pekerti?</p>
<p>nah&#8230; itulah alasanku kenapa menulis tentang selaput dara<br />
aku ingin mengingatkan kembali bahwa kita wajib menjaga kesucian</p>
<p>akan terdengarkah?<br />
karena bahkan saat Allah berfirman: rajamlah orang yang berzina<br />
mereka (termasuk aku?) menyebutnya tak berperikemanusiaan?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/langgamkinasih.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/langgamkinasih.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/langgamkinasih.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/langgamkinasih.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/langgamkinasih.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/langgamkinasih.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/langgamkinasih.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/langgamkinasih.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/langgamkinasih.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/langgamkinasih.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/langgamkinasih.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/langgamkinasih.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/langgamkinasih.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/langgamkinasih.wordpress.com/133/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=133&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langgamkinasih.wordpress.com/2009/05/06/peduli-itu-alasannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5b3c57323cab1e4bde7a05fbf00bf02?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eronian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>(mungkin) hikmah tentang selaput dara</title>
		<link>http://langgamkinasih.wordpress.com/2009/03/03/mungkin-hikmah-tentang-selaput-dara/</link>
		<comments>http://langgamkinasih.wordpress.com/2009/03/03/mungkin-hikmah-tentang-selaput-dara/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2009 13:56:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eronian</dc:creator>
				<category><![CDATA[petuah]]></category>
		<category><![CDATA[menjaga kesucian]]></category>
		<category><![CDATA[selaput dara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langgamkinasih.wordpress.com/?p=130</guid>
		<description><![CDATA[ketika Tuhan memberi selaput dara kepada kaum hawa, tentu ada hikmah di balik itu. apakah bukan karena Tuhan pilih kasih? karena ketika yang hawa harus menjaga sesuatu untuk membuktikan kesuciannya, yang adam ternyata tak dibebani sesuatu yang setara? ah&#8230; sayangnya aku bukan seorang ahli hikmah. tapi menurutku kesetaraannya bukan terletak di ada atau tiadanya selaput [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=130&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>ketika Tuhan memberi selaput dara kepada kaum hawa, tentu ada hikmah di balik itu. apakah bukan karena Tuhan pilih kasih? karena ketika yang hawa harus menjaga sesuatu untuk membuktikan kesuciannya, yang adam ternyata tak dibebani sesuatu yang setara? <span id="more-130"></span></p>
<p>ah&#8230; sayangnya aku bukan seorang ahli hikmah. tapi menurutku kesetaraannya bukan terletak di ada atau tiadanya selaput dara. tetapi pada kewajiban yang sama, yaitu &#8216;menjaga kesucian&#8217;. tak peduli dia hawa atau adam, dia wajib &#8216;menjaga kesucian&#8217;-nya. dan karena hawa adalah agen yang bertanggung jawab bagi persemaian generasi masa depan, Tuhan, dengan Rahman dan Rahim-Nya, lalu memberi selaput dara kepada hawa yang akan mempermudah pelaksanaan kewajiban &#8216;menjaga kesucian&#8217; itu. dengan adanya selaput dara, Tuhan seolah selalu mengingatkan hawa akan kewajibannya &#8216;menjaga kesucian&#8217;. ada sesuatu yang akan selalu menahan hawa dari melakukan sesuatu yang tidak suci. sebaliknya dengan adam, untuk kewajiban yang sama, Tuhan tidak memberinya pengingat. dan itu bagi sebagian adam bahkan menjadi godaan. karena tak ada yang dapat dipakai untuk membuktikan ketidaksuciannya, mereka lalu seenaknya. tapi sekali lagi, tak peduli dia hawa atau adam, dia wajib &#8216;menjaga kesucian&#8217;-nya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/langgamkinasih.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/langgamkinasih.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/langgamkinasih.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/langgamkinasih.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/langgamkinasih.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/langgamkinasih.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/langgamkinasih.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/langgamkinasih.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/langgamkinasih.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/langgamkinasih.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/langgamkinasih.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/langgamkinasih.wordpress.com/130/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/langgamkinasih.wordpress.com/130/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/langgamkinasih.wordpress.com/130/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=130&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langgamkinasih.wordpress.com/2009/03/03/mungkin-hikmah-tentang-selaput-dara/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5b3c57323cab1e4bde7a05fbf00bf02?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eronian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Halal atau Haram kah?</title>
		<link>http://langgamkinasih.wordpress.com/2009/01/27/halal-atau-haram-kah/</link>
		<comments>http://langgamkinasih.wordpress.com/2009/01/27/halal-atau-haram-kah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Jan 2009 22:05:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eronian</dc:creator>
				<category><![CDATA[tatakrama]]></category>
		<category><![CDATA[golput]]></category>
		<category><![CDATA[halal]]></category>
		<category><![CDATA[haram]]></category>
		<category><![CDATA[rokok]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langgamkinasih.wordpress.com/?p=122</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini berita terhangat seputar halal-haram adalah mengenai golput dan rokok. Ada perlakuan berbeda dari MUI dalam penetapan halal-haram kedua hal tersebut. Terhadap golput, MUI dapat secara cepat dan bulat menetapkan bahwa golput itu haram. Sementara terhadap rokok, MUI masih tarik-ulur, masih ragu-ragu dan masih takut-takut atau bahkan kebingungan mengambil keputusan sebelum akhirnya memutuskan bahwa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=122&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini berita terhangat seputar halal-haram adalah mengenai golput dan rokok. Ada perlakuan berbeda dari MUI dalam penetapan halal-haram kedua hal tersebut. Terhadap golput, MUI dapat secara cepat dan bulat menetapkan bahwa <a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2009/01/26/015628/1074176/700/golput-haram-umat-islam-wajib-memilih-dalam-pemilu-2009">golput itu haram</a>. Sementara terhadap rokok, MUI masih tarik-ulur, masih ragu-ragu dan masih takut-takut atau bahkan kebingungan mengambil keputusan sebelum akhirnya memutuskan bahwa rokok itu hukumnya dilarang, <a href="http://www.lampungpost.com/cetak/berita.php?id=2009012623182715">antara makruh dan haram</a>. Kelihatan gak tegas kan?  Kenapa gak bilang makruh saja atau haram saja. Kenapa? Kalau kataku sih&#8230; itu karena MUI bukan Tuhan. <span id="more-122"></span></p>
<p>Ada beberapa dugaan kenapa MUI dapat secara cepat dan bulat menetapkan golput itu haram:<br />
1. Sebentar lagi pemilu. Mungkin kalau pemilu masih  10 tahun lagi (he..he..) MUI gak bakalan buru-buru menetapkan golput itu haram.<br />
2. Ada tekanan dari &#8216;pihak-pihak&#8217; tertentu seperti <a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2008/12/12/brk,20081212-150710,id.html">dia</a> dan <a href="http://www.antara.co.id/arc/2008/8/6/golput-haram-kata-pknu/">dia</a>.  Salah satu dia ini orang top lho. Gak main-main, dia ketua badan tertinggi negara. Seseorang yang kedudukannya di atas presiden. Bayangkan!  Makanya walau  <a href="http://www.surya.co.id/2008/12/12/mui-tolak-usulan-nurwahid-sol-fatwa-haram-golput/">awalnya MUI menolak</a> tekanan itu, tapi akhirnya menyetujui juga (kalau menurut orang-orang tua dulu sih&#8230; kata pertama itu yang biasanya jujur).<br />
3. MUI termasuk komponen masyarakat yang harus ikut mengamankan keberhasilan pemilu. Habibi meng-klaim berhasil menyelenggarakan pemilu (1999) dengan sukses. Megawati pun begitu, meng-klaim telah dengan sukses menyelenggarakan pemilu (2004). Keberhasilan menyelenggarakan pemilu adalah sebuah prestise. Jadi Yudoyono pun gak boleh kalah dari pendahulu-pendahulunya. <a href="http://www.presidenri.go.id/index.php/fokus/2008/09/03/3444.html">Semua orang harus datang memilih</a>, biar pemilunya ramai, gayeng dan terlihat sukses. Untuk itu semua komponen masyarakat harus dikerahkan untuk mensukseskan pemilu.<br />
4. MUI begitu sayang dengan negri ini. Ini bisa dilihat ketika menjelaskan <a href="http://pemilu.detiknews.com/read/2009/01/26/015628/1074176/700/golput-haram-umat-islam-wajib-memilih-dalam-pemilu-2009">hasil ijtima&#8217;</a>-nya saat menetapkan golput itu haram. Di antaranya dikatakan bahwa &#8220;Kalau nggak memilih berbahaya, bisa nggak punya pemimpin,&#8221;.<br />
5. Mungkin memang ada dalil yang tegas (dari Al-Quran dan Al-Hadist) yang mengharamkan golput.</p>
<p>Lalu dugaan mengenai mengapa MUI seolah <a href="http://www.antara-sumbar.com/id/index.php?mod=berita&amp;d=0&amp;id=13579">takut mengharamkan</a> rokok juga ada beberapa:<br />
1. Ada penolakan dari <a href="http://www.detiknews.com/read/2009/01/20/112113/1071365/10/mui-kudus-tolak-fatwa-haram-rokok">dalam</a> MUI sendiri dan dari beberapa pihak lain seperti <a href="http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2009/01/25/1/186233/150-pesantren-nu-tolak-fatwa-haram-rokok">dia</a>, <a href="http://www.indonesiaontime.com/regional/jawa/46-jawa/5498-pengusaha-rokok-kudus-kompak-tolak-fatwa-haram-merokok.html">dia</a> dan yang lainnya. Mungkin di antara ulama-ulama yang termasuk anggota MUI dan kyai-kyai NU ada beberapa yang pecandu rokok atau bahkan pengusaha rokok sehingga tidak setuju mengharamkan rokok.<br />
2. Ada <a href="http://www.detiknews.com/read/2009/01/22/130609/1072740/10/fppp-jangan-jangan-ada-udang-di-balik-batu">indikasi korupsi</a> atau suap dalam penetapan halal &#8211; haram.  Aku gak berani komentar soal yang ini tapi ngomong-ngomong, sudah ada fatwa haram untuk korupsi/suap apa belum ya, he..he..<br />
3. MUI sangat memperhatikan nasib buruh pabrik rokok di seluruh Indonesia. MUI pasti gak mau disalahkan jika gara-gara secara tegas meng-haramkan rokok lalu omzet rokok turun drastis dan mengakibatkan banyak buruh di-phk.<br />
4. Mungkin memang tidak ada dalil (dari Al-Quran dan Al-Hadist) yang secara tegas mengharamkan rokok. Kalau memang gak ada, tapi karena terbukti banyak mudlaratnya tetapkan saja sebagai makruh.</p>
<p>Dalam pemikiranku, di negara ini, memilih (dalam pemilu) itu kan HAK sebagaimana hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak serta hak-hak warga negara yang lainnya. Jadi kalau MUI tidak mengurusi hak-hak warga negara yang lainnya itu, kenapa harus mengurusi HAK (pilih) yang satu ini? Atau jangan-jangan produk fatwa MUI selanjutnya adalah &#8220;tidak mempunyai pekerjaan dan penghidupan yang layak adalah haram&#8221;.</p>
<p>Mungkin MUI sedang berhati-hati dalam mengambil keputusan tentang rokok ini. Mereka takut dosa jika mengharamkan sesuatu yang sebenarnya halal (QS. At-Tahrim: 1) tapi juga takut dianggap salah karena membolehkan rokok yang telah disetujui memberi banyak kerusakan pada tubuh manusia. Makanya keputusannya pun seperti ragu-ragu &#8220;kedudukan rokok adalah antara makruh dan haram&#8221;. Atau makruh yang mendekati haram. Itu sama juga bohong karena jatuh-jatuhnya tetap makruh juga. Kenapa gak disebut makruh saja? Yang (masih) saya herankan, kenapa MUI tidak ada ragu-ragu ketika menetapkan goput adalah haram? He..he.. mbalik lagi.</p>
<p>Yang jelas, golput tidak akan menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi dan gangguan kehamilan dan janin. Dan me-rokok juga tidak akan bisa bersifat LUBER (langsung umum bebas rahasia).</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/langgamkinasih.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/langgamkinasih.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/langgamkinasih.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/langgamkinasih.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/langgamkinasih.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/langgamkinasih.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/langgamkinasih.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/langgamkinasih.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/langgamkinasih.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/langgamkinasih.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/langgamkinasih.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/langgamkinasih.wordpress.com/122/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/langgamkinasih.wordpress.com/122/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/langgamkinasih.wordpress.com/122/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=122&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langgamkinasih.wordpress.com/2009/01/27/halal-atau-haram-kah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5b3c57323cab1e4bde7a05fbf00bf02?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eronian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memperbarui Niat</title>
		<link>http://langgamkinasih.wordpress.com/2009/01/21/memperbarui-niat/</link>
		<comments>http://langgamkinasih.wordpress.com/2009/01/21/memperbarui-niat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 14:13:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eronian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langgamkinasih.wordpress.com/2009/01/21/memperbarui-niat/</guid>
		<description><![CDATA[Tanpa terasa, hampir sebulan halaman ini lengang. Ternyata mencoba istiqomah bukanlah gampang. Banyaknya persoalan hidup yang silih berganti datang menjadi pembenaran bagi suatu kemalasan. Halaman ini, yang awalnya diniatkan untuk membantu mengurai kusutnya beban hidup, malah bertransformasi menjadi salah satu beban hidup itu sendiri. Padahal setelah kucoba melihat kembali ke kedalaman diri, waktuku terlebih habis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=121&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tanpa terasa, hampir sebulan halaman ini lengang. Ternyata mencoba istiqomah bukanlah gampang. Banyaknya persoalan hidup yang silih berganti datang menjadi pembenaran bagi suatu kemalasan. Halaman ini, yang awalnya diniatkan untuk membantu mengurai kusutnya beban hidup, malah bertransformasi menjadi salah satu beban hidup itu sendiri. Padahal setelah kucoba melihat kembali ke kedalaman diri, waktuku terlebih habis untuk mengasihani diri sendiri. Karena ternyata apa yang kualami selama ini tidak ada yang benar-benar bisa dianggap persoalan atau beban hidup. Mungkin karena Allah begitu sayang kepadaku sehingga aku terbuai untuk bermanja-manja dan melupakan daya hidup yang telah diamanatkan-Nya.</p>
<p>Aku harus melakukan yang terbaik.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/langgamkinasih.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/langgamkinasih.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/langgamkinasih.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/langgamkinasih.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/langgamkinasih.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/langgamkinasih.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/langgamkinasih.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/langgamkinasih.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/langgamkinasih.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/langgamkinasih.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/langgamkinasih.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/langgamkinasih.wordpress.com/121/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/langgamkinasih.wordpress.com/121/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/langgamkinasih.wordpress.com/121/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=121&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langgamkinasih.wordpress.com/2009/01/21/memperbarui-niat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5b3c57323cab1e4bde7a05fbf00bf02?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eronian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Selamat Tahun Baru 1430 H</title>
		<link>http://langgamkinasih.wordpress.com/2008/12/28/selamat-tahun-baru-1430-h/</link>
		<comments>http://langgamkinasih.wordpress.com/2008/12/28/selamat-tahun-baru-1430-h/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Dec 2008 16:41:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eronian</dc:creator>
				<category><![CDATA[tatakrama]]></category>
		<category><![CDATA[selamat tahun baru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langgamkinasih.wordpress.com/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Selalu ada waktu untuk menoleh ke belakang Melihat kembali segala yang telah berlalu yang perlahan tapi pasti akan mengabur menghilang dari ingatan Ada berapa banyak kesempatan yang tersiakan? Berapa yang tergenggam dan lalu menjadi kencana? Ada berapa banyak titik nila menetes di lembar putih kehidupan? Cukup rayakah butir-butir embun kesucian yang lalu tercurah untuk membasuhnya? [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=114&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selalu ada waktu untuk menoleh ke belakang<br />
Melihat kembali segala yang telah berlalu<br />
yang perlahan tapi pasti<br />
akan mengabur menghilang dari ingatan<br />
Ada berapa banyak kesempatan yang tersiakan?<br />
Berapa yang tergenggam dan lalu menjadi kencana?<br />
Ada berapa banyak titik nila<br />
menetes di lembar putih kehidupan?<br />
Cukup rayakah butir-butir embun kesucian<br />
yang lalu tercurah untuk membasuhnya? <span id="more-114"></span></p>
<p>Ya, selalu ada waktu untuk menoleh ke belakang<br />
Seperti hari ini<br />
Hari dimana kaki sang waktu lembut menapak tahun yang baru<br />
Hari yang entah kenapa selalu disambut istimewa,<br />
Dengan harapan yang walau lirih mendesah<br />
Tapi meruah<br />
&#8220;Esok semoga lebih cerah&#8221;</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/langgamkinasih.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/langgamkinasih.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/langgamkinasih.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/langgamkinasih.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/langgamkinasih.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/langgamkinasih.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/langgamkinasih.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/langgamkinasih.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/langgamkinasih.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/langgamkinasih.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/langgamkinasih.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/langgamkinasih.wordpress.com/114/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/langgamkinasih.wordpress.com/114/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/langgamkinasih.wordpress.com/114/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=114&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langgamkinasih.wordpress.com/2008/12/28/selamat-tahun-baru-1430-h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5b3c57323cab1e4bde7a05fbf00bf02?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eronian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Revolusi &#8211; WS Rendra</title>
		<link>http://langgamkinasih.wordpress.com/2008/12/21/revolusi-ws-rendra/</link>
		<comments>http://langgamkinasih.wordpress.com/2008/12/21/revolusi-ws-rendra/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Dec 2008 05:23:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eronian</dc:creator>
				<category><![CDATA[petuah]]></category>
		<category><![CDATA[kemiskinan]]></category>
		<category><![CDATA[kesusahan]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[revolusi]]></category>
		<category><![CDATA[ws rendra]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langgamkinasih.wordpress.com/?p=111</guid>
		<description><![CDATA[Kayaknya iklan layanan masyarakat (yang pernah di tayangkan di televisi, dulu) yang mengajak untuk melakukan revolusi kebangsaan ini, masih relevan untuk keadaan Indonesia sekarang. Revolusi? Apalagi yang perlu di-revolusi? Pemerintahan ini tidak gagal. Konon sih, pemerintah telah berhasil mengurangi jumlah orang miskin (iya, karena orang miskinnya banyak yang mati gak bisa makan, kata orang yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=111&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kayaknya iklan layanan masyarakat (yang pernah di tayangkan di televisi, dulu) yang mengajak untuk melakukan revolusi kebangsaan ini, masih relevan untuk keadaan Indonesia sekarang. Revolusi? Apalagi yang perlu di-revolusi? <a href="http://www.inilah.com/berita/politik/2008/11/27/64697/pd-apanya-yang-gagal/">Pemerintahan ini tidak gagal</a>. Konon sih, pemerintah telah berhasil mengurangi jumlah orang miskin (iya, karena orang miskinnya banyak yang mati gak bisa makan, kata orang yang sirik). Pemberantasan korupsi sudah tidak pandang bulu lagi (iya lho.. besan presiden aja ditangkap. kasihan itu si besan sekarang jadi komoditi kampanye). Lalu pertahanan dan keamanan juga meningkat (indikatornya apa sih?). Mungkin semua itu benar, tapi menurut aku, kita tetep harus berusaha dan terus berusaha berubah menuju ke yang lebih baik. Alon-alon asal kelakon. Tapi bagi sebagian orang, perubahan yang cuma sedikit demi sedikit membuat gregetan, mereka gak sabar, mereka butuh sebuah REVOLUSI.<span id="more-111"></span></p>
<p><a href="http://www.youtube.com/watch?v=G46xAXYOQFg"><strong>Revolusi</strong></a></p>
<p>saudara-saudara sebangsa dan setanah air<br />
saat ini kita masih terperangkap lingkaran setan<br />
kemiskinan<br />
ketidakpedulian<br />
korupsi<br />
kerja asal-asalan<br />
ayo, kita yang tidak mau lagi dijajah oleh kemiskinan dan kesusahan<br />
kini saatnya REVOLUSI kebangsaan<br />
mari kita berjanji:</p>
<p>aku warga negara Indonesia<br />
kutumpahkan darahku<br />
badanku dan hatiku<br />
berperang melawan kemiskinan dan kesusahan<br />
belajar dan bekerja sungguh-sungguh dengan semua kekuatan otot dan otakku<br />
menjadi pendobrak kemajuan bangsa dan keluarga<br />
demi masa depan Indonesia bahagia dan sejahtera</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://langgamkinasih.wordpress.com/2008/12/21/revolusi-ws-rendra/"><img src="http://img.youtube.com/vi/G46xAXYOQFg/2.jpg" alt="" /></a></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/langgamkinasih.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/langgamkinasih.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/langgamkinasih.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/langgamkinasih.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/langgamkinasih.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/langgamkinasih.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/langgamkinasih.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/langgamkinasih.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/langgamkinasih.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/langgamkinasih.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/langgamkinasih.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/langgamkinasih.wordpress.com/111/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/langgamkinasih.wordpress.com/111/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/langgamkinasih.wordpress.com/111/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=111&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langgamkinasih.wordpress.com/2008/12/21/revolusi-ws-rendra/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5b3c57323cab1e4bde7a05fbf00bf02?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eronian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jangan tidur di antara waktu ashar dan maghrib</title>
		<link>http://langgamkinasih.wordpress.com/2008/12/18/jangan-tidur-di-antara-waktu-ashar-dan-maghrib/</link>
		<comments>http://langgamkinasih.wordpress.com/2008/12/18/jangan-tidur-di-antara-waktu-ashar-dan-maghrib/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 18 Dec 2008 08:51:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eronian</dc:creator>
				<category><![CDATA[tatakrama]]></category>
		<category><![CDATA[demonstrasi]]></category>
		<category><![CDATA[gasibu]]></category>
		<category><![CDATA[gedung sate]]></category>
		<category><![CDATA[harga bbm turun]]></category>
		<category><![CDATA[tarif angkutan]]></category>
		<category><![CDATA[umr]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langgamkinasih.wordpress.com/?p=63</guid>
		<description><![CDATA[Hari Minggu. Sudah sejak pagi langit mendung melulu. Aku yang sedang jalan-jalan di Gasibu, menyempatkan istirahat di sekitaran Gedung Sate. Suasana sekitar yang sudah sangat ramai, dikagetkan oleh suasana heboh yang dibuat oleh puluhan angkot yang bergerak serentak sambil membunyikan klakson sekerasnya, menembus lautan manusia yang sedang asyik berbelanja. Tujuannya jelas. Ke area depan gedung [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=63&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Minggu. Sudah sejak pagi langit mendung melulu. Aku yang sedang jalan-jalan di Gasibu, menyempatkan istirahat di sekitaran Gedung Sate. Suasana sekitar yang sudah sangat ramai, dikagetkan oleh suasana heboh yang dibuat oleh puluhan angkot yang bergerak serentak sambil membunyikan klakson sekerasnya, menembus lautan manusia yang sedang asyik berbelanja. Tujuannya jelas. Ke area depan gedung gubernuran Jawa Barat. Ada apa ini&#8230; Ada apa itu&#8230; Orang-orang seolah berebutan untuk mengucapkan kata-kata itu. Maklum sedang kaget dan pingin tahu secara bersamaan. Aku yang biasanya cuek teuteup cuek, biar dikatakan konsisten. Tapi dengan kehebohan yang semakin menggila, tak urung aku pun sedikit memanjangkan leher agar tak ketinggalan momen ini. Tiba-tiba terdengar ledakan. Keras sekali. Orang-orang yang tadinya berdiri jinjit, serentak merebahkan badannya. Tiaraaap&#8230; Teriak mereka. Aku yang duduk teuteup duduk. Namanya juga konsisten. Sekarang pandanganku jadi tak terhalang karena orang-orang yang tadi berdiri di depanku sudah ikut tiarap semua. Lalu kulihat api, awalnya kecil lalu membara&#8230; menjilat pintu gerbang gedung sate. Asap hitam membumbung tinggi. Aku sempat tergoda untuk ikut tiarap saja. Kekonsistenan yang begitu kubanggakan di ambang kegoyahan. <span id="more-63"></span></p>
<p>Ternyata suara ledakan tadi adalah bunyi beberapa ban angkot yang sengaja diletuskan secara bersamaan setelah sebelumnya, beberapa angkot diatur serupa benteng di sekitar pintu gerbang gubernuran. Dan api, berasal dari ban-ban yang mereka bakar. Tidak jelas, apakah itu ban-ban bekas yang sengaja mereka bawa untuk dibakar atau ban-ban yang mereka letuskan tadi. Karena kayaknya mereka menyengaja untuk bertahan lama di situ. Kuperhatikan wajah-wajah mereka. Beringas. Tapi ada yang aneh, ekspresi wajah mereka mirip satu sama lain. Semua melotot seperti ekspresi marah di sinetron-sinetron Indonesia. Aura beringas itu begitu menyihir, orang-orang yang tadi tiarap sampai lupa untuk berdiri lagi. Aku teuteup konsisten duduk, tapi kecuekanku tak bisa kupertahankan lagi. Aku melongo sekarang.</p>
<p>Dan aku semakin melongo ketika dengan jelas kudengarkan para sopir angkot itu meneriakkan tuntutan mereka. &#8216;<strong>Harga BBM telah turun, segera turunkan juga tariP</strong> (ingat, orang bandung gak bisa bilang ef) <strong>angkutan!</strong>&#8216;,  &#8216;<strong>Harga BBM telah turun, segera turunkan juga tariP</strong> <strong>angkutan!</strong>&#8216; Begitu berulang-ulang. Kulihat ada mobil salah satu stasiun TV swasta, yang tadi meliput acara senam pagi, datang mendekati TKP. Wah.. bakal ada siaran langsung nih. Aku segera mengeluarkan hpTV <span style="text-decoration:line-through;">buatan cina</span> milikku.</p>
<p>&#8216;Apa maksud demonstrasi ini, Pak?&#8217;</p>
<p>&#8216;Loh, Mbak gak denger teriakan kami tho, padahal sudah keras lho Mbak, apa kurang keras ya Mbak? (pak sopir angkotnya keliatan gak pede) Hoi&#8230; teman-teman, kata Mbak ini teriakan kita kurang keras, ayo diperkeras lagi&#8217;. (teriakan mereka pun semakin membahana).</p>
<p>&#8216;Saya denger kok, Pak. Cuma kami ingin mendengar secara lengkap apa sebenarnya latar belakang serta maksud dan tujuan dari demonstrasi yang Bapak dan teman-teman Bapak lakukan ini&#8217;</p>
<p>&#8216;Langsung kesimpulan-nya saja ya Mbak. Eh.. hem (Bapak itu terlihat berdehem sambil merapikan bajunya dan menatap serius, lurus ke kamera. Mic yang dipegang mbak reporter pun direbutnya). Sehubungan dengan turunnya harga BBM, kami mewakili segenap sopir angkot se-Bandung Raya menuntut pemerintah untuk segera menetapkan penurunkan tariP angkutan. Kami akan bertahan di sini sampai tuntutan kami dipenuhi. Waspadalah&#8230; Waspadalah&#8230;(Bang Napi dadakan itu mengembalikan mic ke reporter).</p>
<p>&#8216;Kan gak perlu rame-rame kayak gini Pak. Kalau mau nurunin tariF (reporternya pasti bukan orang Bandung) kan bisa dilakukan sendiri-sendiri. Beri saja penumpang kembalian yang lebih dari biasanya&#8217;.</p>
<p>&#8216;Tidak bisa kayak gitu Mbak. Kita ini hidup di negara hukum. Kami ingin itu dilakukan secara resmi dengan payung hukum yang jelas&#8217;. (Wuih&#8230; batinku).</p>
<p>&#8216;Kalau tariF diturunkan, berarti pendapatan Bapak juga akan turun dong&#8230;&#8217;</p>
<p>(Bapak itu tampak terhenyak. Lalu memanggil seseorang dari kumpulan demonstran. Mereka terlihat berbisik-bisik satu sama lain. Tapi bisikan itu tidak cukup pelan untuk tidak terdengar di layar hpTV-ku) &#8216; Sep, katanya kalau tariP turun, pendapatan kita ikut turun ya?&#8217;, &#8216;Gak juga Pak, kan harga BBM sudah turun&#8217;. &#8216;Trus aku njawab apa dong?&#8217;, &#8216;Sudah, biar saya saja yang njawab Pak&#8217; (Suara bisik-bisik berakhir. Sekarang orang yang dipanggil Sep tadi ganti maju dan merebut mic). &#8216;Kami para sopir angkot juga mengerti dengan apa yang disebut asas keadilan, Mbak. Waktu harga BBM naik kami menuntut kenaikan tariP, sekarang harga BBM turun kami juga harus menuntut penurunan tariP angkutan dong. Sudah ya Mbak, kami mau melanjutkan demo nih&#8217;.</p>
<p>Tanpa sadar aku bertepuk tangan sekeras-kerasnya. Tapi kehebohan ternyata tidak mau berhenti sampai disitu saja. Dari arah Timur tampak barisan manusia yang meng-ular me-naga. Dengan langkah tegap, mantap menuju ke gedung sate juga. Barisan mereka begitu rancak seolah terorganisir. Wajah-wajah mereka teduh dengan ikat berwarna merah di kepala. Jika diperhatikan dengan seksama <span style="text-decoration:line-through;">dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya</span>, akan terlihat tulisan di ikat merah itu: BaBI. Oooh.. tahu aku, mereka pasti Ba-risan B-uruh I-nklusif yang sering menjuarai lomba-lomba demonstrasi itu. Mereka selalu meneriakkan yel-yel tuntutan secara berirama. Teratur dan merdu. Membuat kita betah melihat mereka berdemo. Dengarkanlah; &#8216;<strong>Harga BBM telah turun, kami barisan buruh inklusiP menuntut penurunan UMR</strong>&#8216;,  &#8217;<strong>Harga BBM telah turun, k</strong><strong>ami barisan buruh inklusiP menuntut penurunan UMR</strong>&#8216; Yel-yel itu diteriakkan dan dilagukan dengan nada dasar do sama dengan 1. Langkah mereka yang keras menjejak jalan seolah menggetarkan bumi di sekitar gedung sate. Aku pun terbawa suasana. Aku berdiri terpesona (sekarang aku benar-benar tidak konsisten) dan berlari menyambut BaBI. Tiba-tiba aku terasa melayang. Aku tersandung. Aku lupa ada orang-orang yang masih tiarap di sekitarku. Aku melayang. Meninggi. Hah&#8230; cuma tersandung badan kok bisa melayang sebegitu tingginya? Aku tak sempat memikirkan jawabnya. Aku sudah mulai jatuh dengan kepala terlebih dulu. Menukik kencang&#8230; semakin kencang&#8230; menuju jalan beraspal. Kupejamkan mataku. Kupasrahkan jiwaku pada-Mu ya ALLAH&#8230;</p>
<p>Tubuhku tergoncang.</p>
<p>&#8216;Yah&#8230; Yah&#8230; bangun Yah&#8230; kata Mama waktu maghrib mau habis lho&#8217;, sayup kudengar suara anakku, Shafaa.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/langgamkinasih.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/langgamkinasih.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/langgamkinasih.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/langgamkinasih.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/langgamkinasih.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/langgamkinasih.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/langgamkinasih.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/langgamkinasih.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/langgamkinasih.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/langgamkinasih.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/langgamkinasih.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/langgamkinasih.wordpress.com/63/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/langgamkinasih.wordpress.com/63/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/langgamkinasih.wordpress.com/63/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=63&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langgamkinasih.wordpress.com/2008/12/18/jangan-tidur-di-antara-waktu-ashar-dan-maghrib/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5b3c57323cab1e4bde7a05fbf00bf02?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eronian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kapan kita dikatakan mem-&#8217;bajak&#8217;?</title>
		<link>http://langgamkinasih.wordpress.com/2008/12/17/kapan-kita-dikatakan-mem-bajak/</link>
		<comments>http://langgamkinasih.wordpress.com/2008/12/17/kapan-kita-dikatakan-mem-bajak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 17 Dec 2008 03:48:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eronian</dc:creator>
				<category><![CDATA[tatakrama]]></category>
		<category><![CDATA[download]]></category>
		<category><![CDATA[ebook]]></category>
		<category><![CDATA[music]]></category>
		<category><![CDATA[pembajakan]]></category>
		<category><![CDATA[picture]]></category>
		<category><![CDATA[software]]></category>
		<category><![CDATA[video]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langgamkinasih.wordpress.com/?p=57</guid>
		<description><![CDATA[Dulu aku pernah ditunjuk sebagai ketua pelaksana kegiatan KKL di kampus tempatku berkerja. Tugasnya adalah mencari perusahaan yang akan dikunjungi, membuat jadwal perjalanan, mengumpulkan iuran dari mahasiswa plus mengurus penururan uang bantuan dari universitas, mempersiapkan akomodasi (bus, hotel, konsumsi) dan setelah itu  memeriksa dan menilai laporan. Semua itu harus aku lakukan sendirian. Bener, sendirian. Awalnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=57&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dulu aku pernah ditunjuk sebagai ketua pelaksana kegiatan KKL di kampus tempatku berkerja. Tugasnya adalah mencari perusahaan yang akan dikunjungi, membuat jadwal perjalanan, mengumpulkan iuran dari mahasiswa plus mengurus penururan uang bantuan dari universitas, mempersiapkan akomodasi (bus, hotel, konsumsi) dan setelah itu  memeriksa dan menilai laporan. Semua itu harus aku lakukan sendirian. Bener, sendirian. Awalnya aku menolak dengan alasan sedang mempersiapkan studi lanjut, tapi ditolak. Ya sudah dijalani saja. Lalu&#8230; di tengah-tengah mempersiapkan itu semua, usus buntuku pecah. Konon sudah sampai keluar nanahnya. Aku pun terpaksa ngamar di rumah sakit sekitar 10-an hari. <span id="more-57"></span></p>
<p>Anehnya tetep gak ada yang bersedia menggantikan posisi terhormatku sebagai ketua pelaksana. Dari rumah sakit kuberdayakan mahasiswa. &#8216;Cari biro perjalanan yang murah, bagus dan mau mengusahakan segalanya&#8217;, pintaku pada mahasiswa. Singkat cerita, walau dengan banyak deg-degan di sana sini, semua dapat dimatangkan persiapannya dan tinggal nunggu waktu pemberangkatan. Eiiits&#8230; &#8216;Pak, buku panduannya belum ada lho&#8217;, lapor salah satu mahasiswa. &#8216;Loh bukannya sudah termasuk yang ditanggung biro perjalanan?&#8217;, &#8216;Iya sih, tapi mereka nunggu materinya dari bapak&#8217;. Walah, piye iki kok bisa kelupaan. Jadwal keberangkatan sudah dekat lagi. Aku lalu mengobrak-abrik hard disk TU jurusan. Kutemukan buku panduan KKL tahun sebelumnya. Isinya sambutan ketua pelaksana, tata tertib dan jadwal kegiatan. Tanpa pikir panjang kupakai buku panduan itu dengan hanya mengganti halaman sampul dan jadwal kegiatan. Beres. Benarkah?</p>
<p>Beberapa hari setelah semua rangkaian kegiatan KKL yang melelahkan itu berakhir, aku dipanggil ketua jurusan. Setelah basa-basi sejenak, &#8216;Pak, ada yang merasa keberatan karena BUKU PANDUAN KKL-nya di-BAJAK&#8217;. Gedubrak! Seolah tak percaya, aku minta ibu kajur mengulanginya lagi. Ternyata aku tidak salah dengar, sang pencipta buku panduan kkl (yang telah aku pakai kemaren) merasa keberatan karya cipta &#8216;masterpiece&#8217;-nya dibajak dan konon bahkan meminta dengan sangat agar kajur memberi peringatan keras kepada si pembajak dan hukuman kalau perlu. Waduh, inikah balasan yang kuterima setelah semua kerja bakti yang aku lakukan yang bahkan tak ada seorangpun mau menggantikannya saat aku terkapar sakit?  Dua puluh lima bekas jahitan operasi di perutku, yang belum kering benar, terasa berdenyut. Nyut&#8230; nyut&#8230; nyut&#8230; Tanpa sadar aku pun meringis.</p>
<p>Itu cerita lalu. Aku telah di-cap membajak gara-gara mengambil yang terserak di hard disk TU jurusan. Aku telah di-cap membajak walau aku tidak menggunakannya untuk kepentingan pribadi apalagi komersil. Aku menggunakannya untuk kegiatan resmi kampus, tidak lebih. Sekarang&#8230; aku melihat dan menemukan banyak hal bagus yang berserakan di jagat maya. Music, video, movie, ebook, software, picture, dan masih banyak lagi. Apakah aku telah membajak begitu aku mengunduhnya? Bagaimana jika aku lalu men-share link-nya? Berilah aku pencerahan kawan.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/langgamkinasih.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/langgamkinasih.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/langgamkinasih.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/langgamkinasih.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/langgamkinasih.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/langgamkinasih.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/langgamkinasih.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/langgamkinasih.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/langgamkinasih.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/langgamkinasih.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/langgamkinasih.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/langgamkinasih.wordpress.com/57/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/langgamkinasih.wordpress.com/57/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/langgamkinasih.wordpress.com/57/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=57&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langgamkinasih.wordpress.com/2008/12/17/kapan-kita-dikatakan-mem-bajak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5b3c57323cab1e4bde7a05fbf00bf02?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eronian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengakrabi Kematian</title>
		<link>http://langgamkinasih.wordpress.com/2008/12/14/mengakrabi-kematian/</link>
		<comments>http://langgamkinasih.wordpress.com/2008/12/14/mengakrabi-kematian/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Dec 2008 00:53:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eronian</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengajian]]></category>
		<category><![CDATA[berani hidup]]></category>
		<category><![CDATA[berani mati]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langgamkinasih.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Aku pernah mendengar, membaca dan mencoba memikirkan kata-kata ini, &#8216;orang dikatakan pemberani bukan karena jika ia berani mati tapi jika ia berani hidup&#8217;. Sampai pusing aku memikirkan apa hikmah yang dapat kuambil dari kata-kata itu. Selalu ada banyak sisi ketika kita mencoba mengurai permasalahan. Ketika dihadapkan pada konteks &#8216;peperangan&#8217; misalnya, kata-kata di atas bisa dianggap [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=50&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Aku pernah mendengar, membaca dan mencoba memikirkan kata-kata ini, &#8216;orang dikatakan pemberani bukan karena jika ia berani mati tapi jika ia berani hidup&#8217;. Sampai pusing aku memikirkan apa hikmah yang dapat kuambil dari kata-kata itu. Selalu ada banyak sisi ketika kita mencoba mengurai permasalahan. Ketika dihadapkan pada konteks &#8216;peperangan&#8217; misalnya, kata-kata di atas bisa dianggap salah. Gak pas. Karena dalam medan perang sikap &#8216;berani mati&#8217; justru yang diagul-agulkan untuk bisa memenangi perang. Coba bayangkan jika tentara-tentara kita ketika menghadapi serangan musuh semua pada &#8216;takut mati&#8217; atau cuma &#8216;berani hidup&#8217; thok. Tapi dari sudut pandang kekinian, dimana krisis datang silih berganti, dimana untuk hidup dan menghidupi semakin sulit dilakukan, kata-kata di atas dapat menjadi ujaran yang bernas untuk memompa semangat juang kita dalam mempertahankan kehidupan. Sikap &#8216;berani hidup&#8217; akan mendorong kita untuk mencari cara bagaimana menghadapi krisis sementara sikap &#8216;berani mati&#8217; hanya akan menjadikan kita apatis, pesimis dan akhirnya menyerah. Itulah yang mungkin menyebabkan ada orang yang lalu bunuh diri. <span id="more-50"></span></p>
<p>Dari sisi yang lain lagi, saking asyiknya menjalani hidup dengan berani, kita seringkali lupa pada kematian. Memang kita sering mendengar dan melihat berita tentang kematian seseorang, baik yang kita kenal maupun tidak, tapi kita sering abai untuk memikirkan bahwa kematian akan datang juga pada kita. Segera atau nanti. Seolah hanya orang lain yang bisa mati, tidak kita. Ada contoh kecil yang hampir mirip. Pada suatu hari di televisi ada berita tentang kemungkinan phk ribuan buruh akibat krisis Amerika. Aku lalu nyeletuk, &#8216;kita juga bisa mengalami kayak gitu lho&#8217;. &#8216;Naudzubillah, kalau ngomong mbok jangan sembarangan&#8217;, itu ucapan istri saya dengan nada agak tinggi sebagai tanggapan atas celetukanku. Kalau sudah begitu aku pilih diam saja. Padahal sebagai orang yang notabene masih mburuh pada orang lain, kemungkinan phk selalu ada. Dan ada baiknya kita mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan itu. Itu sebenarnya maksud celetukanku. Tapi memang kita terbiasa menganggap diri kita sendiri spesial. Kalau lagi senang kita menganggap diri kitalah yang paling senang dan kalau lagi susah, seolah-olah hanya kitalah yang susah. Padahal seperti kata Rendra (kalau gak salah mengutip), &#8216;<em>segala duka segala suka yang kita rasa tidaklah istimewa, semua mengalaminya</em>&#8216;. Begitulah yang terjadi dengan kematian, karena kita tak pernah mengalami mati kita lalu merasa bahwa kita tak akan pernah mati. Padahal, walau kita tidak tahu kapan, datangnya mati lebih pasti daripada datangnya phk.</p>
<p>Dari khotbah Jum&#8217;at di Masjid Al-Fatah Sadang Serang Bandung, diceritakan tentang Nabi Yaqub yang bertemu malaikat maut. Nabi Yaqub menanyakan maksud pertemuan itu, &#8216;Kau akan mengambil nyawaku atau ada maksud lain?&#8217; &#8216;Aku hanya bersilaturrahmi ya nabi Allah&#8217;, jawab malaikat maut. Ketika malaikat maut berpamitan, nabi Yaqub meminta satu hal, &#8216;Hai malaikat maut sebelum tiba masanya kau datang untuk mengambil nyawaku, tolong kirim beberapa utusanmu terlebih dulu biar aku bisa mempersiapkan diri&#8217;. Malaikat maut menyanggupi hal tersebut. Waktu terus berjalan. Sampai pada suatu hari malaikat maut datang lagi menemui nabi Yaqub.</p>
<p>&#8216;Apa maksud kedatanganmu?&#8217; tanya nabi Yaqub.</p>
<p>&#8216;Saat ini aku datang untuk mengambil nyawamu ya nabi Allah&#8217;.</p>
<p>&#8216;Bukankah kau sudah berjanji akan mengirim utusanmu terlebih dulu agar aku bisa mempersiapkan diri&#8217;.</p>
<p>&#8216;Benar, dan aku telah mengirimkan beberapa. Uban yang tumbuh di kepalamu, bungkuknya badanmu dan lemahnya fisikmu itulah utusan-utusan yang kukirimkan kepadamu. Dan kematian orang-orang di sekitarmu tidakkah itu cukup menjadi peringatan bagimu akan kedatanganku?</p>
<p>Semoga kita dapat mengambil hikmah dari cerita di atas. Lalu apa kaitannya dengan &#8216;berani hidup&#8217; dan &#8216;berani mati&#8217; yang disampaikan di awal? Begini, Rosulullah telah memberi tuntunan singkat tentang bagaimana seharusnya &#8216;berani hidup&#8217; dan &#8216;berani mati&#8217; itu.</p>
<blockquote><p>&#8220;Bekerjalah untuk duniamu seolah-olah kau akan hidup selamanya dan beribadahlah untuk akhiratmu seolah-olah kau akan mati esok hari&#8221;</p></blockquote>
<p>Intinya, kita harus seimbang dalam mengakrabi dunia dan akhirat. Seimbang disini adalah sama-sama keras dalam menggapainya. Dan karena kita tak tahu kapan malaikat maut menjemput kita, kita harus selalu menjaga &#8216;keseimbangan dunia-akhirat&#8217; setiap saat. Dengan demikian kita bisa &#8216;berani  hidup&#8217; sebelum malaikat maut datang dan &#8216;berani mati&#8217; ketika tiba-tiba malaikat maut datang.</p>
<p>Ah&#8230; kok jadi berpanjang-panjang ya. Padahal aku cuma ingin mengingatkan diriku sendiri, sekali lagi, untuk tidak lupa mempersiapkan kematian.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/langgamkinasih.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/langgamkinasih.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/langgamkinasih.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/langgamkinasih.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/langgamkinasih.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/langgamkinasih.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/langgamkinasih.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/langgamkinasih.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/langgamkinasih.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/langgamkinasih.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/langgamkinasih.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/langgamkinasih.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/langgamkinasih.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/langgamkinasih.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=50&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langgamkinasih.wordpress.com/2008/12/14/mengakrabi-kematian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5b3c57323cab1e4bde7a05fbf00bf02?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eronian</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>mereka menghina nabi (lagi)</title>
		<link>http://langgamkinasih.wordpress.com/2008/11/20/mereka-menghina-nabi-lagi/</link>
		<comments>http://langgamkinasih.wordpress.com/2008/11/20/mereka-menghina-nabi-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 Nov 2008 13:17:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eronian</dc:creator>
				<category><![CDATA[pengajian]]></category>
		<category><![CDATA[komik sesat]]></category>
		<category><![CDATA[membenci]]></category>
		<category><![CDATA[menghina]]></category>
		<category><![CDATA[nabi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://langgamkinasih.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[semalam ketika sedang mengembara di jagat maya, secara tidak sengaja di forum kaskus kutemukan sebuah thread tentang pemuatan komik strip yang sangat menghina nabi muhammad. meminjam istilah kaskuser di situ, aku langsung menuju tkp &#8211;&#62; kebohongandariislam.wordpress.com, tidak cukup hanya mengelus dada, aku harus mandi untuk mendinginkan api marah yang tiba-tiba muncul. waktu kasus kartun denmark, waktu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=40&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>semalam ketika sedang mengembara di jagat maya, secara tidak sengaja di forum kaskus kutemukan sebuah thread tentang pemuatan komik strip yang sangat menghina nabi muhammad. meminjam istilah kaskuser di situ, aku langsung menuju tkp &#8211;&gt; kebohongandariislam.wordpress.com, tidak cukup hanya mengelus dada, aku harus mandi untuk mendinginkan api marah yang tiba-tiba muncul. waktu kasus kartun denmark, waktu kasus video fitna, aku tidak sempat merasakan apa-apa. karena saat itu, bahkan sampai sekarang, aku tidak melihatnya sendiri. walau begitu, pun, sempat membuatku berpikir: kurang ajar mereka, apa mau mereka dengan melakukan semua itu? apakah mereka sudah begitu sucinya sehingga lalu berhak menjelek-jelekkan orang lain? sekarang, dengan gamblang aku melihat (komik itu) sendiri bagaimana mereka menghina nabi sekeji-kejinya keji. aku merenung. bagaimana aku harus membelamu ya nabi?<span id="more-40"></span></p>
<p>belum reda marah, ketika aku membuka-buka milis alumni teknik industri upn yogya, kutemukan laporan dari salah seorang anggota milis, tentang penghinaan terhadap nabi (lagi). aku sekali lagi menuju tkp &#8211;&gt; lapotuak.wordpress.com. di tkp, aku hanya menemukan halaman yang sudah disegel. tapi ada sebagian posting yang entah kenapa masih bisa dibuka. kutelusuri, kucari identitas pemiliknya, aku hanya bisa menyimpulkan dia orang batak, kristen (tak ada niatan untuk sara) dan lagi ada masalah dengan batak muslim. dari postingan yang tersisa, aku merasakan kebenciannya terhadap islam. sekali lagi muncul renungan: apakah dia sudah tamat memahami agamanya sendiri sehingga mempunyai waktu luang untuk menjelek-jelekkan agama lain? kini, harus bagaimana kubuktikan cintaku ya nabi?</p>
<p>hari telah siang ketika aku mencari-cari info di internet tentang kasus ini. lagi dan lagi, saat membaca replies tentang masalah ini di afatih.wordpress.com/2008/11/20/seputar-kartun-nabi-muhammad/, kutemukan sambat dari seseorang berinisial &#8216;qq&#8217; tentang blog lain yang juga menghina nabi muhammad &#8211;&gt; febrina.wordpress.com/muhammad-seorang-penipu-dan-pelanggar-sumpah/. kalau dilihat dari nama blognya, orang ini perempuankah? aku segera mengunjunginya. ya ALLAH, sebagian besar isi blognya adalah kebencian yang teramat dalam pada islam. seolah dia hendak mempertebal iman kristennya dengan menjelek-jelekkan islam. tapi kanapa cuma islam? kan masih ada beberapa ajaran lain, yang mempunyai kesempatan sama untuk menggoncang iman kristen dia? tulisan terakhir dia adalah seolah gabungan dari topik-topik menghinakan dari kedua blog di atas minus komiknya. dan blog-nya masih eksis sampai saat ini. ingin kutahu siapa dia. demi cintaku padamu ya nabi, haruskah aku memusuhinya?</p>
<p>ini dia <a class="wp-caption-dd" href="http://langgamkinasih.files.wordpress.com/2008/11/penghina-nabi.jpg" target="_blank">si penghina nabi</a> seperti pengakuannya di blog: <em>Saya Febrina, biasanya sich dipanggil Nina aja…, saya tinggal di Sukabumi, tapi saat ini kerja di Jakarta timur. Usia saya sekarang 22 tahun. Oya, semoga Blog ini dapat bermanfaat untuk menambah pengetahuan dan pengenalan kita akan Kristus Yesus Tuhan dan Juru Selamat umat manusia yang sangat dikasihi-Nya, sehingga kita boleh bertumbuh dalam iman untuk Kemuliaan nama-Nya. Amin.</em></p>
<p>mungkin masih banyak penghina-penghina nabi yang lain dengan blog-blog yang lain pula, tapi baru 3 blog di atas yang ketahuan. dan cuma si nina inilah yang berhasil terungkap jati dirinya. ada sedikit salut juga. dia membenci dengan gagah berani, dengan melampirkan beberapa foto dia, suami dan keluarganya. seolah dia mau berkata: &#8216;ini aku dan aku benci kamu&#8217;. masih bisa sedikit dipahami jika mereka benci pada nabi muhammad, karena mereka bukan muslim. tapi kita, umat beliau, yang bahkan telah bersaksi meyakini beliau sebagai utusan ALLAH, apakah benar kita telah mencintainya dan bukan membencinya? mungkin kita telah membenci beliau dengan cara yang lain. cara yang bahkan mungkin lebih keji dari cara mereka. cara yang lebih berbahaya, karena tidak kentara. apa yang lebih berbahaya dari &#8216;musuh dalam selimut&#8217;? kita mengaku mencintai nabi tapi kita tidak mau melaksanakan ajarannya secara kaffah. kita mengaku mencintai nabi tapi kita enggan meniru sunnahnya. kita mengaku mencintai nabi tapi kita&#8230; membiarkan orang lain beranggapan bahwa islam itu jahat, sejahat perilaku kita. kita tidak santun. kita melupakan kasih sesama.</p>
<p>mungkin kita harus berhenti membenci nabi sebelum melarang mereka membenci nabi.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/langgamkinasih.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/langgamkinasih.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/langgamkinasih.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/langgamkinasih.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/langgamkinasih.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/langgamkinasih.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/langgamkinasih.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/langgamkinasih.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/langgamkinasih.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/langgamkinasih.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/langgamkinasih.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/langgamkinasih.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/langgamkinasih.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/langgamkinasih.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=langgamkinasih.wordpress.com&amp;blog=5524959&amp;post=40&amp;subd=langgamkinasih&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://langgamkinasih.wordpress.com/2008/11/20/mereka-menghina-nabi-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/f5b3c57323cab1e4bde7a05fbf00bf02?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">eronian</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
